Rabu, 19 November 2008

Market Research Methods.

Pasar sangatlah dinamis.
Mungkin semua marketer setuju akan hal itu. Memang tak bisa dipungkiri, dalam kurun waktu satu tahun saja, banyak merek - merek yang tumbuh. Dan konsekuensinya, banyak pula yang menjadi "korban" dari persaingan pasar. Dan, dalam mengahadapi persaingan tersebut, perusahaan harus jeli dan waspada terhadap dinamika pasar yang ada, diantaranya perkembangan pola pikir konsumen, berubahnya pola konsumsi konsumen, trend yang berkembang, aktifitas kompetitor, dan banyak lagi.
Untuk menjadi paham dan peka terhadap kondisi - kondisi tersebut, maka perusahaan membutuhkan aktifitas penelitian pasar (market research activities) untuk memonitor market trend dan sebagai "warning system".
"Market Research provide all information about competitor and marketplace happenings, marketers often need formal studies of specific situation". Begitulah pemikiran yang disampaikan oleh Philip Kotler dalam buku Marketing Management (2000).
Namun, bagaimanakah metode - metode dalam melakukan aktifitas market research ?.
Aktifitas market research bisa dilakukan melalui 5 metode, yakni :
1. Observational Research
Penelitian dengan melakukan observasi / pengamatan langsung ke objek yang diteliti. Misalnya, dalam melakukan penelitian tentang pola pembelian di sebuah Hypermarket, maka observasi langsung dilakukan di Hypermarket tersebut.
2. Focus Group Discussion (FGD)
Penelitian yang dilakukan dengan berdiskusi dengan sekelompok orang (6 - 8 orang) yang dipandu oleh seorang moderator. Dalam forum FGD, yang didiskusikan adalah berupa penilaian kelompok atau individu terhadap sebuah produk, aktifitas layanan, perusahaan, atau entitas marketing lainnya. FGD sangat bermanfaat sebagai tahapan Eksplorasi tentang respon konsumen.
3. Survey Research
Penelitian melalui metode ini menggunakan sampel sebagai acuan dan melalui sampel tersebut diperoleh informasi secara kuantitatif.
4. Behavioral Data
Penelitian dilakukan dengan menggunakan data - data tentang kebiasaan konsumen, semisal melalui customer databases, purchase records, dan sebagainya.
5. Experimental Research
Penelitian dilakukan untuk merekam hubungan sebab - akibat yang terjadi dalam persaingan pasar.
Dengan memahami kondisi pasar yang terjadi, diharapkan perusahaan akan menjadi selangkah lebih maju dalam memahami gejala - gejala pasar.

Senin, 06 Oktober 2008

Selasa, 30 September 2008

MARKET ANALYST (Code : MR)

JOB VACANCY

We are one of the leading regional shipping company in Indonesia, and will develop the business in South East Asia and Oceania. We offer high quality service, point to point transportation solution with over 15 offices in Surabaya, Jakarta, Medan, Makassar, Bali, Banjarmasin, Samarinda, Samarinda, Sampit, Kumai, Palu, Toli-Toli, Kendari, Kupang, Padang, Benete (NTB), Bintuni (Irian), Singapore, etc Through deploying IT system and empowering a highly qualified and motivated workforce, we believe that people development is best accomplish through continuous challenges in both theoretical and practical application. Our aim is to ensure that each position will fulfill by the right candidates to strengthen our team in the future and to achieve our vision. Now, we are currently seeking good candidates to fulfill the key position in our business JOB VACANCY : September - October 2008
MARKET ANALYST (Code : MR)

COMMERCIAL MARKET ANALYST is strategic position in our company. Support to the Trade Manager, Commercial Director, and also Operation Manager for some operational and strategic decision in their level. Market Analyst is a lower managerial level, we call it First Line Leader. He must has good statistic knowledge and skill, good analysis competency, interset and having eagerness working with data and computer, as a strategic back office team.
Minimum Requirement :
Male, 24 - 28 years old, degree from ITS or other reputable university with statistic knowledge, preferably from Statistic major. Willing to be placed to other position at any branches in the future for career development Good computer, English, and communication for partnership and presentation
Placement : SURABAYA, Jl. Aloon-Aloon Priok 27, Surabaya
Sent your CV, Photograph to : bernard.silalahi@meratusline.com
Only shorlisted candidates will be interviewed in SURABAYA soon

Note : bagi anda yang sudah memiliki account di jobsdb, silahkan klik :
http://id.jobsdb.com/id/EN/job.asp?R=JDBID025188082

Rabu, 24 September 2008

Lowongan RCTI untuk Posisi:
1. PROGRAM RESEARCH SECTION HEAD
2. MARKETING RESEARCH ANALIST

3. PROGRAM RESEARCH ANALIST

Lokasi Kerja di: Jakarta

Persyaratan:
PROGRAM RESEARCH SECTION HEAD
- Sarjana Psikologi / Sosial / Statistik / Ekonomi
- IPK minimal 3.00
- Berpengalaman dibidang riset progam televisi selama 2 – 3 tahun
- Mempunyai wawasan yang luas mengenai program televisi

MARKETING RESEARCH ANALIST
- S1 Jurusan Matematika / Statistik
- Laki – laki lebih diutamakan
- Usia antara 23 – 26 tahun
- Fresh graduate atau berpengalaman maksimal 1 tahun dibidang yang sama

PROGRAM RESEARCH ANALIST
- Sarjana Ekonomi Studi Pembangunan / Sarjana Psikologi
- IPK Minimal 3.00
- Usia antara 22 – 26 tahun
- Fresh graduate atau berpengalaman maksimal 1 tahun dibidang yang sama
- Mempunyai wawasan yang luas mengenai program televisi

Kirim lamaran lengkap dan foto terbaru via pos ke:
Human Resource Development

PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Jl. Raya Perjuangan Kebon Jeruk
Jakarta 110530
atau via e-mail ke:
recruitment@rcti.com
(Tgl. Penutupan: 06 Oktober 2008 --- iklan dipasang tgl. 19 September 2008)

Selasa, 23 September 2008


Bagi para pemburu scholarship...
smoga bisa membantu...
info selengkapnya bisa dilihat di :
semoga bermanfaat...

Jumat, 19 September 2008

Share your ideas : CHANGE your department...!

Sharing lagi yuuukkkk....
Sekarang saatnya berandai - andai. Tapi sekaligus menjadi motivasi kita semua, untuk bisa melakukan self-improvement. Dengan cara melakukan perubahan, CHANGE !.

Pertanyaannya, Perubahan apa yang akan anda lakukan jika kita mendapatkan tawaran menjadi seorang Manager di departemen anda ?

Leave your comments, dengan cara :
NAMA DEPARTEMEN ku : ...
RENCANA PERUBAHAN ku : ...

Apapun Departemen-nya, bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca comments anda. Just Share !

LOWONGAN MARKET RESEARCH

Job Vacancy - MARKETING RESEARCH INDONESIA

Marketing Research Indonesia (MRI) is a national marketing research organization which offers tailor made marketing research services and syndicated studies and report.
MRI is a member of MSPA (mystery shopping providers association), GLOBAL Market Research and ESOMAR world research directory.

MANAGEMENT TRAINEE for :

Research Executive (Code IP-RE)
A. Hold S1 Degree in Statistics / Mathematic/ Engineering / Food Technology any related discipline
B. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
C. Age Max. 27 years old
D. Fresh graduated or waiting for graduation day
E. Active in organization is an advantage
F. Having interested in research

Data Processing (Code IP-DP)
A. Hold S1 Degree in Statistics / Mathematic/ Engineering / Informatics any related discipline
B. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
C. Age Max. 27 years old
D. Fresh graduated or waiting for graduation day
E. Active in organization is an advantage
F. Mature and having interested in research

Marketing Administrative (Code IP-MA)
A. Hold S1/ Diploma in Marketing/ Management
B. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
C. Age Max. 27 years old
D. Fresh graduated or waiting for graduation day
E. Active in organization is an advantage
F. Mature and having interested in research

IT Support (Code IP-ITS)
A. Hardware, maintaining server administrator, software instalation, IT Technology, video editing
B. Hold S1/ Diploma in Information Technology
C. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
D. Age Max. 27 years old
E. Mature and having interested in research

Programmer (Code IP-PGM)
A. Programming, Dekstop/ web, preferable experience in linux
B. Hold S1/ Diploma in Information Technology
C. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
D. Age Max. 27 years old
E. Fresh graduated or waiting for graduation day
F. Active in organization is an advantage
G. Mature and having interested in research

IT Administrative (Code IP-ITA)
A. Skill: Office, Database
B. Hold Diploma in Information Technology
C. GPA Min. 3.00 (scale 4.00)
D. Age Max. 27 years old
E. Fresh graduated or waiting for graduation day
F. Active in organization is an advantage
G. Mature and having interested in research

Please drop your current Cover Letter, CV and Photograph
to:
Career Developmen and Alumni Affair (CDA)Bogor Agricultural UniversityGedung Rektorat Lantai 1 Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680
or
email to:
hrd@mri-research-ind.com

Kamis, 18 September 2008

WANTED : Great ideas for Life

Impian, di negara kita, sering terhambat, karena kita pun gak terbiasa share ide kita. padahal, ide itu awal dari segalanya. Apple, dengan iPod bisa unggul dari music player lainnya karena inovasi, yang berasal dari IDE.
And now, It's your turn...
IDE apa yang kamu punya, just share it here...sebutkan aja TENTANG APA ide kamu, INOVASI apa yang akan kamu buat...so simple...

saya mulai dengan ide saya...
IDE TENTANG : Rokok (digital cigarette)
INOVASI :
Rokok, terutama asapnya, dikenal sangat mengganggu orang sekitar. Rokok, dengan tar&nikotin-nya, dipercaya mengganggu kesehatan.
Gimana kalo rokok dibuat sehat, tanpa asap, tanpa nikotin, tapi tetap memberikan sensasi bagi smokers. Dengan cara, phisicly, tetap seperti rokok yang sekarang, isinya bukan tembakau, tapi sejenis zat (yang sehat tentunya) yang akan habis jika dihisap, dan jika dihisap, akan merangsang indera "kenikmatan" di otak kita. Tanpa abu rokok yang "jorok", tanpa asap, tanpa racun...karena pada dasarnya, rokok adalah "pemberi kenikmatan" bagi para perokok. So, why don't we make a cigarette that makes you fly, and it doesn't bother you and your environtment. Oke kan ??

Rabu, 20 Agustus 2008

Marketer & Salesman (part.1)



Tidak sedikit, bahkan banyak opini publik yang berpendapat bahwa posisi seorang Salesperson (atau biasa disebut Salesman) adalah sebagai Marketer, atau sebaliknya dimana posisi Marketing staff adalah posisi yang ujung - ujungnya menjual produk atau jasa, atau salesman.

Apakah opini tersebut benar ?. Tunggu dulu. Lihat dulu dari konteks-nya.


Sebelumnya, mari kita telaah dulu perbedaan mendasar antara Marketing dan Sales. Marketing dan Sales merupakan satu rangkaian aktifitas menjual produk atau jasa yang kita miliki ke konsumen. Namun, Marketing lebih kearah strategi dalam menjual, sedangkan Sales lebih kearah proses transaksi dalam menjual suatu produk. Jadi, logikanya, seorang marketer harus lebih fokus pada strategi bagaimana membuat produk yang dimilikinya "laku" di pasaran, sedangkan seorang salesman harus lebih fokus pada taktik bagaimana menjual produk ke konsumen. Intinya, Marketer dan Salesperson, adalah berbeda dari sisi fungsi kerja, namun merupakan satu kesatuan tim dalam rangka "membesarkan" merek yang dipasarkan.









Menjadi seorang Marketer

Seperti misi yang dibawanya, seorang marketer memiliki misi me"marketing"kan produk atau jasa yang dijualnya. Sebelum memasarkan produk atau jasa, seorang Marketer harus paham inti dari Marketing, dimana Marketing merupakan sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Jadi, segala kegiatan dalam hubungannya dalam pemuasan kebutuhan dan keinginan manusia merupakan bagian dari konsep pemasaran (source : http://id.wikipedia.org/wiki/Marketing). Dalam kaitan memuaskan kebutuhan tersebut, seorang marketer harus paham secara mendalam tentang Marketing Mix (Product, Price, Place, Promotion atau biasa dikenal 4P) dari produk atau jasa yang dipasarkan. Selain itu, seorang marketer harus juga memahami Segmentasi, Targetting, Positioning (atau STP) yang sudah ditentukan oleh Brand Management.

Pertanyaannya, mengapa seorang marketer harus mendalami Marketing Mix dan STP ?. Dua konsep marketing itu memiliki pengaruh yang besar dalam eksekusi di lapangan, yakni pada aktifitas promosi. Contoh sederhananya, dengan memahami Segmen konsumen yang dibidik, seorang marketer akan dengan mudah menentukan media advertising yang akan digunakan, misalnya majalah remaja untuk segmen remaja. Pada dasarnya, aktifitas promosi yang bisa dijadikan "senjata" oleh seorang marketer ada beberapa jenis, yang dikenal dengan Promotion Mix, yaitu Advertising Media, Sales Promotion, Personal Selling, Direct Marketing, dan Public Relation.

Lalu, bagaimana hubungannya dengan salesperson ?.

Tujuan terakhir dari promosi adalah transaksi, dimana konsumen membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Impact-nya adalah omset penjualan produk atau jasa tersebut. Jadi, dengan kata lain, "closing session" dari serangkaian aktifitas marketing berada ditangan salesperson.


Menjadi Seorang Salesperson


Sulitkah menjadi seorang Salesperson ?. Tidak juga, seperti halnya marketing, aktifitas selling pun perlu sales management, yakni planning, organizing, actuating, dan controlling. Seorang salesperson pun harus peka dan paham tentang coverage area-nya. Sehingga, membutuhkan perencanaan, agar aktifitas penjualan berlangsung tepat sasaran. Sedangkan organizing dilakukan dalam kaitan mengatur rute kunjungan salesman, jarak tempuh ke tiap - tiap wholesaler / agen, dan sebagainya. Dalam Actuating dan Controling, bisa dilakukan misalnya dengan cara melakukan Sales Tracking, yakni dengan mengolah data - data omset untuk mengetahui seberapa besar perkembangan omset di masing - masing distributor. Adapun data - data yang bisa digunakan adalah Market Potensi (Potensi Pasar), Market Share (Daya Serap Pasar), Distribution value (Keberadaan Produk di pasaran), dan sebagainya.

Dengan bekal tersebut, maka seorang salesperson akan mampu memahami kondisi pasar secara real time, dan jika hal tersebut direspon cepat, seorang salesperson cukup mengkoordinasikan dengan divisi Marketing untuk membuat strategi pemasaran yang lebih up to date.


-diolah dari berbagai sumber-

Rabu, 11 Juni 2008

Promotion Tools

Kotler (2000:563) menyatakan bahwa perusahaan – perusahaan harus memiliki alokasi khusus dalam hal anggaran promosi penjualan terhadap beberapa komponen promosi. Adapun beberapa komponen promosi (dikenal dengan promotion mix) yang dimaksud adalah advertising, sales promotion, public relation dan publicity, personal selling, dan direct marketing. Dan, setiap komponen promosi memiliki karakteristik tertentu.
Advertising bisa digunakan untuk membangun citra (image) sebuah produk dalam jangka waktu panjang ataupun bisa digunakan sebagai alat pemacu penjualan. Melalui advertising, konsumen akan dibuat percaya bahwa merek yang dipromosikan secara berkualitas merupakan produk yang memberikan nilai lebih. Adapun bentuk baru dari advertising adalah advertorial, Infomercial, dan Banner. Advertising dianggap sebagai proses membujuk secara tidak langsung, berdasarkan atas keuntungan produk, yang didesain untuk menciptakan kesan yang menyenangkan yang dapat merubah pikran menjadi keputusan membeli (turn the mind toward purchase – used long term approach to gain customer)
Sales Promotion biasanya digunakan untuk memacu dan meningkatkan respon pembeli terhadap suatu produk dangan cepat dan maksimal. Aktifitas Sales Promotion biasa juga digunakan dalam kurun waktu singkat untuk memaksimalkan penawaran ke konsumen dan memacu peningkatan penjualan. Adapun bentuk dari Sales Promotion adalah kupon, kontes dan sebagainya.promosi penjualan dianggap proses membujuk secara langsung, biasanya berdasarkan atas insentif eksternal dari pada keuntungan yang ada pada produk dan untuk meningkatkan sales lebih cepat dari biasanya (buy now – used short time approach to gain customer). Secara konsep, keduanya (advertising / iklan dan sales promotion / promosi penjualan) memiliki arti yang sama yaitu digunakan untuk menghasilkan kesadaran (awareness), perubahan sikap (establish atau change attitudes) dan mendorong keputusan membeli bagi calon pembeli (Rossiter, Percy, 1987:4 – 5,24 – 25).
Public relation dan Publisitas (publicity) pada umumnya digunakan untuk meningkatkan kredibilitas, baik kredibilitas produk maupun perusahaan.
Personal Selling adalah bagian yang paling dianggap efektif dalam tahapan buying process khususnya dalam membentuk persepsi konsumen sampai pada keputusan membeli. Personal selling cenderung melibatkan hubungan interaktif antara dua pihak atau lebih (antara konsumen dan perusahaan / sales person). Dan, melalui personal selling, pembeli / konsumen akan dibuat merasa memiliki kewajiban untuk mendengarkan penawaran dari pihak perusahaan.
Direct Marketing memiliki beberapa karakteristik dimana pesan disampaikan langsung pada pemilik, bisa berupa surat, telemarketing, ataupun internet marketing. Direct Marketing harus bersifat personal, pesan yang disampaikan disesuaikan kondisi konsumen, up to date (menyajikan informasi terbaru) dan interactive, dimana perusahaan lebih mengarah pada komunikasi dua arah tergantung pada respon dari konsumen.
Melalui aktifitas promosi, aktifitas dalam mengkomunikasikan merek, setiap perusahaan harus fokus dalam menghubungkan atribut – atribut dalam merek dan kebutuhan – kebutuhan utama konsumen. Sehingga, atribut tersebut akan tersimpan didalam benak konsumen dan akan dipenuhi dengan nama merek, kenyataan tentang atribut, dan perasaan yang muncul terhadap atribut (Aaker, 1991). Dengan kata lain adalah membuat konsumen menjadi terbiasa terhadap sebuah merek atau produk.
Keterbiasaan ditentukan ditentukan oleh adanya brand recall (suatu bagian dalam brand awareness / kesadaran merek) yang tinggi dan keterbiasaan ini berpangaruh pada pembelian. Alba and Hutchinson (1987) berpendapat bahwa hal tersebut adalah variabel konstan yang mencerminkan pengalaman langsung atau tidak langsung terhadap sebuah merek. Untuk sebuah produk yang menjadi konsumsi domestik, perasaan familiar atau terbiasa terhadap sebuah merek yang dikonsumsi seumur hidup dan dikenal sejak kecil secara konsisten akan menentukan keputusan pembelian (the purchase decision).

Minggu, 08 Juni 2008

Bali 4Ps

Bali...
Apakah bedanya Bali dengan yang lain ???
Kenapa tidak Bondowoso, kenapa tidak Situbondo yang juga punya pantai, kenapa tidak makassar yang juga bisa lihat sunset ?
Pada dasarnya, memang Bali mempunyai Uniqueness yang patut dipertahankan dan menjadi unique selling point dari sebuah Bali.
dan Bali bukanlah produk sederhana...
Bali, punya produk yang jelas, yaitu wisata.
Bali, punya price yang jelas, affordable untuk semua kalangan.
Bali, punya place yang unggul,...
That's Bali.

Welcome to TheMarketResearch blog.


Through this blog, you can :
- share the latest knowledge about Market Research Methods (include Quantitative or Qualitative Research)
- share your analysis, knowledge about marketing (include Branding, Consumer Behavior, Promotion analysis, etc.)
- share your testimonial or references about product or service usage experiences.

be a great marketer, through themarketresearch.blogspot.com
Have a great sharing...!